oleh

Bupati Bekasi Ditetapkan Sebagai Tersangka KPK Terkait Proyek Meikarta

-Berita-15 views

Infoindo.id – Bupati Bekasi yang saat ini menjabat, Neneng Hasanah Yasin di tetapkan sebagai Tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Neneng diduga kuat menerima suap dari proyek perizinan dan pembangunan Meikarta di daerah Cikarang, Bekasi Jawa Barat.

Dari informasi yang beredar, Neneng diduga menerima suap sebesar Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.

Namun hingga saat ini, baru terjadi penyerahan sebesar Rp 7 miliar melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi.

Melalui jumpa pres dengan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Gedung KPK. Disimpulkan bahwa adanya dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji pada bupati bekasi dan kawan kawan mengenai izin Meikarta.

Setelah diperiksa pada Senin malam, Neneng tiba di gedung KPK untuk diperiksa pada pukul 11.30 WIB. Bupati bekasi dijerat Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999.

Sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 55 atay 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dalam OTT KPK Menyita Bukti Uang dan Mobil Bupati Bekasi

Dalam operasi tangkap tangan, tim KPK berhasil mengamankan uang sebesar 90.000 dollar Singapura. Serta uang pecahan Rp100.000 sejumlah Rp513 juta.

Selain itu KPK juga menyita dua buah mobil yang digunakan saat melakukan transaksi kasus suap Meikarta. Kedua jenis kendaraan yang disita oleh KPK adalah Toyota Avanza dan Kijang Innova.

Disebutkan dalam kasus korupsi yang melibatkan Bupati bekasi ini ada juga beberapa oknum yang ditetapkan sebagai tersangka diantaranya Bos dan pegawai Lippo Group Billy Sandoro, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Partai Golkar Prihatin Bupati Bekasi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Partai Golongan Karya turut prihatin atas ditangkapnya Bupati bekasi terkait kasus suap Meikarta. Neneng Hassanah Yasin merupakan ketua DPD Partai Golkar Bekasi.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengingatkan kepada seluruh kader partai golkar agar tidak terlibat kasus korupsi karena dengan begitu akan merusak citra partai golkar mengingat Pemilu 2019 sudah didepan mata.

Peringatan ini sudah dituang bahkan sudah ditandatangani oleh pakta integritas agar tidak merusak kepercayaan masyarakat kepada partai Golkar.

Komentar

News Feed