oleh

Eka Tjipta Widjaja Pendiri Sinar Mas Meninggal, Berikut ini Pewaris Sinar Mas Group

Infoindo,id – Pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja meninggal dunia di usia 98 tahun pada Sabtu ( 26/01/2019 ) , Keluarga berduka.

Taipan properti dan raja kertas itu meninggal dunia pada hari sabtu pukul 19.43 WIB di usia 98 tahun. Berita tersebut pun langsung dengan cepat tersebar.

Ditanya mengenai penyebab meninggalnya Eka Tjipta Widjaja. Gandi Sulistiyanto selaku Managing Director Sinar Mas Group mengungkapkan karena faktor usia.

“Ya, karena faktor usia ya. usia lanjut.” Kata Gandi saat ditemui di rumah duka. “Jenazah akan diberangkatkan malam ini”, lanjut Gandi.

Perlu diketahui bahwa Eka Tjipta Widjaja masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Dirinya menempati posisi kedua orang terkaya di Indonesia. Dengan memiliki aset sebesar Rp205 triliun.

Pewaris Sinar Mas Group Setelah Eka Tjipta Widjaja Meninggal

Sebelum Eka Tjipta Widjaja meninggal, sudah jauh jauh hari dirinya sudah memikirkan akan datangnya hari ini. Jauh jauh hari Eka sudah memberikan kepercayaan bisnisnya kepada anak anak dan cucu cucunya.

Beberapa tahun yang lalu, Sinar Mas mengelompokkan ratusan perusahaan ke dalam enam pilar utama bisnis. Diantaranya adalah pul and paper, jasa keuangan, pengembang dan real estat serta agribisnis dan makanan.

Teguh Ganda Widjaja sebagai anak tertua dari Eka mendapatkan bagian pulp and paper untuk dikelola.

Sedangkan Franky O. Widjaja agribisnis dan makanan. Serta Bisnis pengembang dan real estat dipegang oleh Muktar Widjaja. Indra Widjaja mendapatkan bagian untuk mengontrol bagian jasa keuangan.

Serta untuk cucu cucunya mendapatkan bagian bisnis energi dan infrastruktur yang langsung dijalankan oleh generasi ke III.

Fuganto Widjaja, anak Indra Widjaja mengawal bisnis yang antara lain membawahi PT Golden Energy Mines Tbk dan PT Berau Coal Energy Tbk itu.

Menurut Gandi Sulistiyanto selaku Managing Director Sinar Mas Group, Bapak Fuganto dipercaya dapat menjalankan bisnis tersebut.

“Dipilih diantara generasi III. Pak Fuganto yang dinilai paling mampu dan sanggup untuk menjalankan bisnis itu”, terang Gandi.

Seluruh anak dan cucu dari Eka harus dapat menjalankan bisnis berbarengan. Meskipun terdapat ikatan darah diantara mereka, tetap saja ada selisih paham serta faktor latar belakang pendidikan.

Namun meskipun begitu, Klan Eka Tjipta sudah mendapat kesepakatan mengenai satu hal.

“Kalau sudah diputuskan oleh anak tertua, yakni Teguh Ganda Widjaja. Semua harus mengikuti meskipun terdapat perbedaan pendapat”, Kata Gandi.

Komentar

News Feed