oleh

Ini Dia Pelaku Penculikan dan Jual Organ Tubuh Anak di Lampung

Infoindo.id – Kembali terjadi penculikan anak dan jual organ tubuh anak di Bandar Lampung, Selasa (24/10/2018). Kejadian terjadi pada pukul 07.30 WIB saat banyak anak sekolah dasar bermain.

Menurut keterangan dari warga sekitar, pelaku penculikan mengincar anak anak untuk dijual organ tubuh nya.

Awalnya percobaan penculikan anak terjadi di pagi hari pada pukul 07.30 WIB. Korban awalnya bermain bersama dengan teman nya, lalu tiba tiba ada seorang laki laki yang membawa paksa korban.

Dengan mengendarai kereta Yamaha Mio. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut melakukan pengejaran. Beruntung pelaku penculikan anak ini tertangkap dan sempat dihajar oleh massa yang geram.

Kemudian pelaku di boyong ke Kapolres Lampung Timur untuk mempertanggung jawabkan kejahatan yang dilakukan.

Pelaku Penculikan dan Jual Organ Tubuh Anak :

Ini adalah wajah dari pelaku penculikan yang ditangkap oleh warga sekitar. Pelaku sempat diamuk massa beruntung polisi cepat sampai di tempat kejadian perkara ( TKP ).

Pelaku sudah diserahkan ke Polsek Kedaton Lampung, dan sedang diintrogasi. Pelaku mengaku mengincar anak anak Sekolah Dasar untuk dijual organ tubuh nya.

Menurut keterangan dari Polisi masih banyak berkeliaran komplotan penculikan anak ini. Jadi akan terus kita awasi dan masing masing menjaga buah hati nya..

Kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati hati. Jangan biarkan anak anak berada di luar pengawasan orang tua.

“Dihimbau kepada para orang tua, untuk terus mengawasi anaknya. Karena sangat maraknya aksi penculikan anak dengan menjual organ tubuh anak.”, kata Kapolres Lampung Timur AKB Juni Daursah.

Bukan Kali Pertama :

Menurut keterangan dari polsek lampung kejadian serupa juga sudah pernah terjadi. Jadi ini bukan kali pertama terjadi penculikan anak di Bandar Lampung.

Sely Fitriani, Direktur Lembaga Advokasi Perempuan dan Anak juga angkat bicara mengenai kasus penculikan anak.

“Untuk menangani kasus penculikan anak di Bandar Lampng ini hanya dilakukan bersama sebagai Pekerjaan Rumah ( PR ) bersama., ujarnya.

Saat ini semakin gencar kasus penculikan anak. Jadi harus menjadi PR masing masing untuk menjaga dan memberikan perlindungan terhadap anak.

Bukan hanya orang tua saja yang harus menjaga tetapi seluruh anggota keluarga juga diminta memberikan perlindungan untuk anak.

Pelaku dijerat hukum karena melakukan penculikan anak dalam Undang Undang pasal 83 Jo Pasal 76F Undang Undang no 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak dan dijerat ancaman pidana paling lama 15 tahun.

Komentar

News Feed