oleh

Hoax !! Negara China Intimidasi Suku Uighur di Xinjiang

Infoindo –Baru-baru ini muncul kembali issue soal Xinjiang Suku Uighur yang beragama Islam.

Isssue-nya seakan menyudutkan China anti Islam. Banyak Orang mendapatkan informasi dari Media Barat.

Sehingga selalu yang tahu hal buruk tentang perlakuan China terhadap Islam.

Kalau lah kita pernah ke China kita akan tahu bahwa di China hampir semua Kota ada Masjid.

Dan ada banyak Restoran khusus Muslim.
Karena itu…
Walau Saya sering ke China tidak kesulitan mendapatkan menu halal.

Pemerintah China sangat menghormati kehidupan beragama setiap Agama.

Khusus Muslim Suku Urghu dibolehkan Restorannya menyediakan Bir dan Wiski.

Karena Mahzab Hambali membolehkan miras asal tidak mabok.

Bahkan…
Mungkin hanya China yang memberikan donasi penuh untuk kegiatan keagamaan seperti semua tempat ibadah pembiayaan-nya dijamin Negara.

Hanya saja…
China memisahkan kehidupan Agama dengan Negara.
Setiap Agama apapun ritualnya tidak boleh membuat Orang lain yang berbeda tidak nyaman.

Suku Uighur di Xinjiang

Contoh…
Saat Bulan Puasa bagi PNS dan Murid Sekolah yang beragama Islam tidak boleh ngantuk selama melaksanakan ibadah Puasa.

Gimana kalau ketahuan ngantuk?
Ya kena sangsi.

Atau harus batalkan Puasanya. Mengapa?
Karena PNS itu dibayar dari Pajak Rakyat semua Agama.

Jadi tidak bisa seenaknya kerja hanya karena alasan Puasa.

Sekolah juga dibiayai dari Pajak Rakyat dari semua Agama.
Tidak bisa seenaknya Sekolah karena alasan ngantuk dan Puasa.

Muslim di Daerah lain di China tidak masalah dengan aturan itu.
Tetapi dengan Islam di Xinjiang khususnya Suku Urghu keadaannya lain.

Karena mereka menerapkan Mahzab Hambali.
Pada Bulan Puasa di Malam hari mereka menghabiskan Malam dengan Mengaji di Masjid.

Tentu Siangnya akan ngantuk, Nah ini dilarang.
Bukan Puasanya dilarang, tapi ngantuknya dilarang.

Ditempat Pelayanan Umum seperti, Stasiun dan Kantor Pemerintah
Orang tidak boleh masuk dengan menggunakan Cadar.

Alasannya karena China menerapkan sistem pengawasan secara IT lewat CCTV.

Jadi yang dilarang itu bukan pakai Cadarnya tetapi dilarang masuk tempat Publik pakai Cadar.

Kalau ditempat lain silahkan pakai Cadar tidak ada larangan.

Anda mau Sholat berkali-kali tidak ada larangan, tetapi harus ditempatnya.

Tidak bisa sesuka Anda Sholat.

Misalnya Sholat ditempat umum tidak boleh, karena itu bukan Property Anda.

Tetapi milik semua Orang semua Agama, makanya Pemerintah sediakan Masjid, gunakan lah itu.

Kalau sampai China bersikap keras terhadap Suku Uighur , itu bukan berarti China anti Islam.
Ini soal keamanan dalam Negeri China.

Agenda Suku Uighur

Suku Uighur itu punya agenda ingin memisahkan diri dari China.
Mereka kelompok separatis, maka dari itu harus di hadapi dengan keras.

Karena tidak semua Orang Xinjiang bersuku Uighur dan tidak semua ingin memisahkan diri dari China.

Sementara itu China sejak dulu telah menerapkan Xinjiang sebagai Daerah khusus dimana Hukum :

  • Nikah
  • Waris
  • Dan lain-lain
    Yang sesuai Syariah Islam diterapkan bagi Suku Uighur .

Artinya…
Kepentingan Islam telah dipenuhi.

Nah…
Kalau tetap ingin memisahkan diri itu bukan lagi murni motif Agama.
Tetapi sudah Politik.
Makar!!

Jadi…
Persoalan Suku Urghu yang Muslim di Xinjiang bukanlah sikap anti Islam.
Tetapi Politik yang sengaja terus ditiupkan oleh pihak Barat.

Karena maklum Xinjiang Pintu Gerbang China menguasai Sumber Daya Gas di Asia Tengah yang kaya Minyak dan Gas.

AS dan Barat ingin ambil bagian, namun kalah cepat dari China.

Hampir semua Negara Asia Tengah mayoritas Islam happy bekerja sama dengan China dalam Pembangunan.

Pergilah jalan-jalan ke Uzbekhistan, ke Kazakhtan dan lainnya.
Anda akan tahu betapa besarnya bantuan Ekonomi China kepada mereka.

Komentar

News Feed