oleh

Lebih Baik Terlambat Menikah Daripada Salah Memilih Pasangan Hidup


Infoindo.id – Lebih Baik Terlambat Menikah Daripada Salah Memilih Pasangan Hidup

Dalam menentukan pilihan siapa yang akan menemani kita kelak hingga maut memisahkan, bukanlah urusan gampang. Ada istilah lebih baik terlambat menikah daripada salah memilih.

Tidak apa disebut telat menikah cuma karena teman sekolah sudah terlebih dahulu menyandang status haal.

Bukankah lebih baik terlambat menikah daripada salah memilih pasangan hidup sejatinya menikah itu dilakukan sekali seumur hidup.

Yang harus diketahui, ketika telah menikah bukan akhir dari perjalanan cinta.

Melainkan saat anda memutuskan untuk menikah maka cinta kamu dan dia akan diuji untuk membangun sebuah keluarga ataupun rumah tangga.

Jika kamu seorang wanita, hingga saat ini belum juga menikah maka kamu akan dicap sebagai wanita tidak laku.

Alangkah baiknya jika kamu terlambat menikah dari pada salah memilih.


Kenapa? Ini alasannya terlambat menikah

Setelah menikah, pasti selalu ada impian bahwa pernikahan yang nantinya dijalani bukan hanya sekedar pernikahan dalam waktu singkat saja.

Melainkan akan menjadi pernikahan yang pertama dan juga terakhir dalam hidup hingga maut memisahkan.

Pastinya dibutuhkan sikap bijak dan berhati-hati dalam menentukan pilihan agar siapapun yang akan menikah denganmu dan menjadi pasangan hidupmu tidak menyesal dikemudian hari.

Pasalnya pernikahan yang cenderung terburu-buru dalam menentukan pilihan akan berdampak buruk pada pernikahan yang nantinya berjalan.


Mengapa Mereka Memilih Terlambat Menikah?

Dalam sebuah survei dari Love and Relationship Coach menyebutkan bahwa sebagian orang yang belum menikah di usia 30 tahun atau ke atas.

Memilih untuk terlambat menikah daripada mereka menikah cepat namun gagal bahkan harus bercerai karena salah memilih pasangan hidup.

Mereka mempunyai alasan logis kenapa lebih baik terlambat karena bila mereka sudah terlanjur menikah.

Namun baru sadar lantaran mereka salah memilih pasangan hidup maka resikonya akan ada harga mahal yang harus dibayar untuk menebus kesalahan tersebut.

Menurut seorang konselor dari Love and Relationship Coach, kebanyakan wanita terlalu cepat mengambil keputusan untuk menikah.

Masalahnya hanya karena tekanan di dalam keluarga, tuntutan usia atau pun alasan kesehatan organ reproduksi di usia 30 tahun ke atas.

Padahal memperjuangkan pilihan yang baik dan tepat dalam memilih pasangan pernikahan jauh lebih baik dibandingkan semua alasan sebelumnya.


Pikirkan Baik-Baik Pilihanmu

Lebih baik terlambat menikah asalkan kamu bisa mendapatkan pilihan hati yang tepat untuk sebuah pernikahan yang abadi sampai akhir nanti.

Dibandingkan menikah cepat dan terburu-buru namun berujung perceraian karena menyesal telah memilih pasangan yang tidak baik.

Sooo, untuk kamu yang belum menikah, tidak perlu berkecil hati.

Pastikan kamu tidak salah dalam memilih, siapa yang pantas untuk menjadi pasangan hidupmu agar kamu bisa meraih kebahagiaan dalam pernikahan yang sesungguhnya di masa depan nanti.

Komentar

News Feed