oleh

Unik !! Beberapa Suku Ini Memiliki Standar Kecantikan Berbeda

Unik, beberapa suku yang ada di dunia memiliki standar kecantikan masing-masing dan pastinya berbeda-beda. Jika di era saat ini wanita modern yang kita anggap cantik itu memiliki kriteria tubuh langsing, tinggi dan kulit putih besih.

Berbeda halnya dengan beberapa suku yang ada di beberapa wilayah atau daerah termasuk yang ada di Indonesia.

Mereka memiliki standar kecantikan tersendiri, yang dapat dikatakan unik dan sangat berbeda dengan kriteria cantik pada umumnya.

Beberapa suku di dunia dengan standar atau kriteria kecantikan yang unik

1. Suku Dayak

suku dayak

Suku dayak berasal dari Indonesia tepatnya di pulau Kalimantan. Standar kecantikan dari suku dayak adalah mereka yang memanjangkan telinga.

Karena pada zaman dulu, telinga panjang dianggap berasal dari golongan bangsawan yang kerap dikaitkan dengan status sosial.

Dalam prosesnya telinga akan diberikan pemberat logam berbentuk lingkaran gelang dan telah digunakan sejak lahir.

Proses memanjangkan telinga ini bukan hal yang mudah, sebab setiap tahunnya  logam itu akan bertambah mencapai 0,5 kg.

 

2. Suku Mursi

Suku Mursi
Suku Mursi

Suku ini berada di Ethiopia, memiliki keunikan diri seorang wanita dikatakan cantik jika mereka memiliki bibir bagian bawah yang lebar. Semakin lebar makan akan terlihat semakin cantik.

Maka dari itu sering kita liat wanita dari suku Mursi memilik piring di bibirnya dengan diameter 10-25 cm yang menggantung.

Labret atau Lip Plate adalah nama tradisi melebarkan bibir bawah, dilakukan pada gadis yang mengijak usia 15 hingga 16 tahun, dan tradisi ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Labret ini mengunakan piring yang terbuat dari tanah liat atau plat kayu. Cara menggunakannya dengan mengiris  bagian bawah sepanjang 1-2 cm, kemudian di masukkan kebagian bawah mulut.

Semakin bertambah usia makan ukuran piringnya juga bertambah besar dan semakin besar piringnya menandakan wanita itu semakin dewasa dan siap menikah.

3. Suku Karen

Suku Karen
Suku Karen

Suku Karen ini berdiam di Thailand, berbeda dengan suku Dayak, yang makin cantik jika telinganya makin panjang. Maka standar kecantikan suku Karen ini adalah memiliki leher yang panjang artinya semakin panjang lehernya maka semakin cantik.

Wanita suku ini diwajibkan menggunakan tumpukan kawat dari kuningan untuk memanjangkan lehernya. Tradisi ini dilakukan sejak masih gadis agar leher tampak lebih panjang.

Wanita suku ini juga menambah tumpukan kuningannya jika bertambah usia sama seperti suku Dayak yang menambah logam pada telinganya.

Bahkan saat beraktifitas tumpukamn kuningannya tidak boleh dilepas. Selain di leher tumpukan kuningannya juga dipakai pada kaki dan tangan.

Dan akan dilepas ketika menikah, melahirkan dan meninggal dunia.

4. Suku Himba

Suku Himba
Suku Himba

Suku Himba disebut juga dengan istilah Suku Merah yang berasal dari Namibia Utara. Selain memiliki warna kulit yang merah, keunikan lain dari suku ini adalah standar kecantikannya.

Wanita suku Himba tidak pernah mandi dengan air. Meski demikian wanita dari suku ini dikenal sebagai wanita tercantik di Afrika.

Tinggal di daerah pedalaman dan kesulitan air membuat wanita suku ini melumuri otjize, pasta mentega, lemak dan oker merah yang tekadang beraroma resin armatic ke badan mereka sebagai ganti air untuk mandi.

Sebelum dilumurkan rambut para wanita harus di kepang, agar mempermudah pemakaian otjize. Selain itu kepangan juga digunakan sebagai tanda status.

Wanita yang belum menikah memiliki rambut kepang dua, sedangkan yang belum menikah memiliki kepang rambut yang banyak.

 

 

Komentar

News Feed