oleh

Beberapa faktor Yang Mempengaruhi Harga Smartphone Yang Kita Beli

-Tekno-14 views

Infoindi.id – Pengguna ponsel di Indonesia pada tahun 2018 diprediksi lebih dari 100 juta pengguna .

Angka yang besar tersebut ikut didorong oleh harga smartphone yang semakin lama semakin terjangkau.

Akan tetapi untuk mendapatkan ponsel tang berkelas seperti iPhone, pastinya anda harus merogoh kantong lebih dalam.

Pasalnya harganya tidaklah murah, sebut saja iPhone X yang bisa dibanderol mulai dari 13 juta rupiah saat ini.

Tapi siapa sangka bahwa pembuatan iPhone X sendiri hanya membutuhkan setengah dari harga jualnya. Ada beberap faktor yang membuat harga iPhone X tidak lah semahal yang kita pikirkan.

1. Biaya pembuatan dasar

Harga untuk membuat sebuah iPhone X berukuran 256 GB memang diperkirakan hanya 5,4 juta rupiah.

Harga smartphone tersebut untuk memasang komponen seperti chipset, memori internal, RAM dan segala macam komponen lainnya.

Mereka bisa mendapatkan harga perakitan yang terjangkau karena skala produksinya yang besar sehingga ongkos pembelian komponen pastinya akan lebih murah dari biasanya.

2. Faktor teknis penyebab melonjaknya harga

Tentunya harga 5,4 juta Rupiah tersebut hanya merupakan ongkos produksi sehingga tidak termasuk seperti biaya pemasaran, manufaktur hingga biaya software yang ada di dalamnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pemasaran merupakan salah satu biaya yang mahal dalam sebuah produk.

Ditambah dengan biaya pembuatan software yang tentunya tidak murah akibat proses pengerjaannya yang cukup kompleks.

3. Pengaruh sebuah brand

Selain beberapa faktor teknis di atas, pengaruh brand juga sangat berdampak terhadap sebuah produk lho.

Sebuah produk jika memiliki brand yang sudah sangat terkenal dan menempel di hati konsumen tidak akan ragu memasang harga di atas dari harga pada umumnya, karena konsumen pasti memiliki rasa loyal terhadap sebuah brand tersebut.

4. Biaya promosi yang mahal

Menurut analisis dari Wells Fargo bahwa pada tahun 2015 saja biaya promosi Apple meningkat 50 persen menjadi 1,8 juta USD, hal ini berarti terjadi peningkatan sekitar 900 ribu USD.

Biaya promosi yang sedemikian rupa tentu akan mendorong habis-habisan pemasangan iklan baik di media cetak atau media online sekalipun.

Selain itu biaya promosi juga bisa diaggap sebagai investasi karena ke depannya produk yang mereka jual akan mudah diterima calon konsumen akibat dari kegiatan promosi tersebut.

Komentar

News Feed