Sri Sulartiningsih Raih Suara Terbayak ke Tiga, Optimistis Realisasikan Program Ketahanan Pangan di Kaltara

0
213

TARAKAN – Hasil hitung suara Pemilu DPD 2024 yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) berdasarkan data real count hari Senin, 26 Februari 2024 pukul 23.01 WIB, dari 16 kandidat Senator DPD-RI daerah pemilihan Kalimantan Utara posisi Sri Sulartiningsih sebagai pendatang baru cukup kuat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat Kaltara yang mempercayakan suaranya kepada saya. Hal ini menjadi kekuatan bagi saya untuk bisa berbuat lebih baik bagi warga Kaltara. Program ketahanan pangan yang saya perjuangkan adalah jawaban terhadap salah satu persoalan yakni stunting yang masih memprihatinkan di Kaltara. Saya ingin kesejahteraan warga Kaltara meningkat karena ketersedian pangan yang murah,”jelas Sri Sulartiningsih.

Bagi Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kaltara ini, persoalan pangan dan transportasi bukanlah hal yang asing. Pengalaman Sri Sulartingsih dan suaminya, Haji Taming telah berkutat lama di bidang tersebut. Bahkan selain memiliki galangan kapal, Haji Taming adalah pengusaha di sektor transportasi laut dengan KM Sadewa yang dimilikinya.

Niat Sri Sulartiningsih untuk maju sebagai anggota DPD-RI sebenarnya berawal dari kegelisahannya melihat ketahanan pangan belum dioptimalkan di Kaltara. Belum lagi, pemerintahan yang baru nanti Bapak Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka akan memprioritaskan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) seperti Kaltara sebagai daerah penerima sasaran Program Makan Siang Gratis.

“Dengan dukungan, kolaborasi dan sinergitas dengan semua pemangku kepentingan di Kaltara, saya yakin akan semakin memudahkan perjuangan saya di DPD nanti. Semua akses yang saya miliki ke Kementerian, Lembaga, serta Bada Usaha Milik Negara akan saya manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan warga Kaltara. Tidak boleh lagi ada warga di Kaltara yang kelaparan dan putus sekolah. Semua anak Kaltara harus maju pendidikannya dan memiliki prestasi yang sejajar dengan anak-anak di Pulau Jawa,”jelas Sri Sulartiningsih lulusan terbaik di Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta itu.

Anas Jamaluddin, Koordinator Tim Relawan Pemenangan Hj Sri Sulartiningsih menyakini, Hj Sri akan merealisasikan visi misi selama menjalankan tugas sebagai senator DPD RI Dapil kaltara. Tentu dengan latar belakang yang mumpuni sebagai Ketua IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kaltara.

Meski Hj Sri tergolong pendatang baru pada pemilu kali ini, namun suaranya berada di atas petahana seperti Fernando Sinaga dan Marthin Billa. Hj Sri Sulartiningsih bercokol di posisi tiga besar dengan raihan suara 33,143 atau 12,42 persen. Dari data yang masuk hingga 72,37 persen atau 1661 dari 2295 TPS, suara Sri Sulartingsih hanya berselisih 2.450 dengan raihan petahana Hasan Basri.

Untuk pemuncak suara, masih diduduki Herman dengan 41.265 atau 15,46 persen. Sementara yang berpeluang mengisi posisi ke empat, untuk sementara ini antara Larasasi Moriska dan Marthin Billa saling “berkejaran”.

Jika Larasati Moriska menggamit 32,565 suara atau 12,2 persen maka Marthin Billa selaku senator incumbent mendapat suara 29.816 atau 11,17 persen. Dari sebaran suara, Tarakan yang memiliki jumlah pemilih terbanyak di Pemilu ini hanya “dikuasai” Herman, Hasan Basri dan Sri Sulatriningsih.

Nunukan yang menjadi daerah ke dua dengan pemilih terbesar di Kaltara, mayoritas pemilih melabuhkan suaranya untuk Larasati Moriska, Sri Sulartiningsih dan Herman. Dengan konstelasi suara yang masih cair dan suara yang dikumpulkan KPU belum mencapai 100 persen, dapat dipastikan tiga dari empat kursi DPD dari Kaltara akan diduduki oleh Herman, Hasan Basri serta Sri Sulartingsih.(bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here